17 Kapa Ludes Terbakar di Tegal, Kerugian di Perkirakan Mencapai Rp 51 Milyar




 Masa JATENG■ Bencana kebakaran terjalin pada dekat 17 kapal yang lagi bersandar di zona Dok galangan kapal PT. Tegal Shipyard Utama( TSU) yang terletak di jalur Bali Nomor 5 Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal.


Kebakaran terjalin pada Rabu( 17/ 11/ 2021) dekat jam 02. 00 Wib dini hari, yang berawal dari satu kapal yang ada sumber api serta merembet sampai ke kapal- kapal yang lain.


Dalam penindakan peristiwa kebakaran ini terdapat 8 mobil unit pemadam kebakaran yang dikerahkan. Antara lain 3 unit mobil dari Kota Tegal, dibantu 3 unit mobil dari Kabupaten Tegal serta 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Brebes silih berubah melaksanakan pemadaman.


Tetapi disebabkan sulitnya akses masuk ke posisi kebakaran ditambah kapal yang dibakar terletak dengan jarak silih bersebelahan, sehingga api gampang menjalar dari satu kapal ke kapal lainya, membuat regu pemadam kebakaran wajib ekstra keras buat memadamkannya.


Kapolres AKBP Rahmad Hidayat yang muncul langsung di posisi peristiwa berkata, pihak kepolisian masih menyelidiki pemicu terbentuknya kebakaran. Upaya pemadaman pula masih terus dicoba dengan dibantu mobil pemadam kebakaran dari Brebes ataupun Kabupaten Tegal.


" Disebabkan akses masuk yang susah buat menjangkau titik api, terlebih sebagian kapal yang dibakar posisinya silih bersebelahan sehingga api gampang menjalar, membuat proses pemadaman berlangsung lama. Tetapi, tidak terdapat korban jiwa dalam bencana ini, cuma kerugian materiil saja yang menggapai puluhan milyar rupiah," pungkasnya.


Sedangkan ditempat yang sama, H. Riswanto salah satu owner kapal berkata, rata- rata kapal yang terdapat di dok revisi merupakan kapal- kapal berdimensi 30- 60 GT.


Sedangkan sebagian kapal yang telah diperbaiki serta telah siap berangkat dengan perbekalan dan solar yang terisi penuh, perihal tersebut membuat api kilat membengkak serta susah buat dipadamkan.


H. Riswanto cuma dapat pasrah kala api yang membakar membuat ludes seisi kapal. Estimasi kerugian yang disebabkan dari peristiwa kebakaran ini kurang lebih Rp 51 milyar, mengingat harga satu kapal diatas 30 GT menggapai Rp 3 Milyar.


Dengan terdapatnya bencana tersebut, Riswanto pula memohon dari peristiwa tersebut jadi penilaian bersama antara owner kapal serta faktor maritim


terpaut. Jangan hingga peristiwa terbakarnya kapal terulang kembali. 

Post a Comment

0 Comments